S I L E

Supporting Islamic Leadership in Indonesia

S I L E - Supporting Islamic Leadership in Indonesia

ADA APA DENGAN POKJA 3?What’s wrong with pokja 3?

foto0013

PIU-SILE Online (21/12/2013) Pertanyaan yang selalu muncul ketika anggota Pokja 3 bertemu adalah kapan kegiatan ke komunitas dilakukan lagi. Pertanyaan ini seakan memunculkan kekhawatiran akan vakumnya kegiatan di komunitas selama ini. Menurut Maskur (field Program), “banyak masyarakat yang bertanya-tanya kepada saya kenapa orang-orang dari UIN itu tidak pernah lagi datang ke desa kami”. Pertanyaan ini tidaklah berlebihan mengingat selama tahun 2013 ini, kegiatan untuk komunitas tidak pernah dilakukan.  Continue reading

Pokja 6 melaksanakan Pre-assessment dan Pembentukan Core Group

photo (2)

PIU-SILE Online (21/12/2013). Pada tanggal 15-18 Desember 2013, Pokja 6 mlaksanakan kegiatan turun ke lapangan pertama kalinya, yaitu ke desa mitra di Desa Sumillan Kab. Enrekang. Desa Sumillan berjarak sekitar 255 km dari Makassar, dan sekitar 40 km dari kota Enrekang. Desa ini terdiri dari 6 dusun, yaitu Dusun Lintik, Dusun Cece, Dusun Bonto Tangnga, Dusun Laiyya, Dusun Bosso dan Dusun Dedeh.

Dalam kegiatan lapangan ini, dilaksanakan pre-assessment dan pembentukan core group. Kegiatan ini diawali dengan melakukan pertemuan dengan kepala desa Sumillan, yaitu Samsul, S.Si. Pertemuan ini sebagai perkenalan non formal, dilaksanakan di kediaman kepala desa. Pokja 6 didampingi oleh PIU Drs. Irwanuddin menyampaikan maksud kedatangan, informasi umum tentang kegiatan dan rencana untuk membentuk core group dari unsur-unsur masyarakat Desa Sumillan.

Pada kegiatan pre-assessment dan pembentukan core group, dilakukan di Balai Desa Sumillan dengan mengundang unsur-unsur masyarakat. Pertemuan ini dihadiri oleh 26 anggota masyarakat dan 7 orang dari anggota Pokja 6 dan PIU.

Pada pertemuan ini disepakati pembentukan Core Group (kelompok inti) yang beranggotakan 10 orang, yang terdiri dari 6 orang Kepala Dusun yang ada di desa Sumillan, 1 orang pemuka agama, 1 orang tokoh pemuda, 1 orang ibu PKK dan 1 orang dari Aisyiah Desa Sumillan.

Diharapkan, core group ini akan membantu pelaksanaan program Pokja 6 sebagai penghubung masyarakat dan pokja. (my)

Perjalan sosial Mapping pokja 3Perjalan sosial Mapping pokja 3

IMG_3308

PIU-SILE Online (21/12/2013) JENEPONTO,  Desa Ujungbulu dan Desa Pappalluang  yang merupakan Dataran tinggi Kab. Jeneponto, Ujungbulu  dan Pappalluang ditetapkan sebagai desa dampingan dari POKJA 3, sebagai bentuk  kemitraan Kampus dan LPM Kab.Jeneponto , untuk program pendampingan dan peningkatan kapasitas warga kedua Desa tersebut diatas ( 20/11/2012).

Pokja 3 ini melakukan mapping social dikedua Desa dan para anggota Pokja mengaku sangat tertarik dengan kondisi Ujungbulu. ” Jarang ada tempat seperti ini. Di daerah yang selama ini mendapat predikat daerah gersan,  ternyata terjawab sudah image masyarakat bahwa daerah Kab.Jeneponto tidak semuanya daerahnya gersan, akan tetapi daerah ini terbagi atas beberapa dataran, dataran Rendah, sedang, dan tinggi. Dimana kedua Desa Ujungbulu dan Pappaluang ini adalah sebuah desa yang asri dengan kebudayaan asli yang tetap terjaga.

Ujungbulu dan Pappaluang adalah sebuah dataran tinggi yang dikelilingi oleh pegunungan, perkebunan, dan pertanian, yang memiliki asset yang banyak sebagai daya tarik kedua desa tersebut. Kendati secara geologis  kedua desa ini yang sangat berjauhan ada yang terletak di ujun sebelah utara yang berbatasan Kab. Bantaeng Dan Kab. Gowa dan ada yang berada disebla Timur berbatasan Kab. Takalar Dan Kab. Gowa . dimana Desa Ujungbulu  ini terletak di Kecamatan Rumbia dan Desa Pappalluang terletak di Kecamatan Bangakala Barat.

Anggota Pokja 3 yang terdiri pengurus LPM Kab. Jeneponto dan UIN Alauddin Makassar yang diwakili oleh beberapa  Fakultas, Jurusan, dan didanpingi oleh dari anggota PIU dan SILE yang sesuai  kompetensi yang dimiliki masing-masing .

Sekitar  1 jam perjalanan dari kota Kabupaten Jeneponto menuju Desa Ujungbulu  menyusuri jalanan yang rusak dan berbukit. Sekretaris Desa Ujungbulu bersama keluaraganya menyambut kami dengan baik.

Di Desa Ujungbulu dan Pappalluang warga tinggal di rumah-rumah panggung yang terbuat dari kayu. Berarsitektur tradisional Makassar. Warga menanam aneka bunga di halaman.

Desa ini dihuni oleh kurang lebih 1.000 orang. Sebagian besar penduduknya bekerja sebagai petani . Mereka yang memiliki lahan cukup luas menggantungkan hidupnya dari Perkebunan/pertanian: Sawi, Kopi, Kentang, Kol, Wortel, Cengkeh, Markisa , jagung, Padi, berdagan dan lain-lain.(*)

Pokja 3 melakukan social mapping di dua desa Ujungbulu sama Pappalluang yang diawali persiapan, wawancara /interview mendalam, dan FGD dan pembuatan narasi laporan analisis report.

Pokja V Sosialisasi Good Governance Ke Enrekang

PIU-SILE Online (21/12/2013) Dalam rangka implementasi project SILE UIN Alauddin POKJA 5 yang bekerja pada komunitas Kelurahan Lewaja Kabupaten Enrekang melakukan kunjungan awal sekaligus membentuk Core Group (kelompok inti) yang terdiri dari berbagai unsur masyarakat Lewaja. Muhsin Mahfudz, sebagai pendamping POKJA mengawali pertemuan dengan menjelaskan POKJA SILE dan tujuannya mengapa kelaurahan Lewaja terpilih sebagai komunitas dampingan. dalam sambutannya, Muhsin Mahfudz mengatakan bahwa tugas dari pada pokja adalah menjembatani kegiatan–kegiatan kemasyarakatan yang selama ini masih belum tersentuh . Kegiatan ini akan berlangsung di Enrekang selama tiga hari di mulai pada tanggal 18 s.d. 20 Desember 2013.

Selanjutnya  Sekretaris  Lurah Kelurahan Lewaja Rosita Samad, SP sangat mengapresiasi dan menerima kehadiran UIN Alauddin Makassar untuk melakukan serangkaian pengabdian kepada masyarakat yang selama ini sudah tidak ada lagi di Kec. Enrekang Keluharan Lewaja. “Saya sangat bersyukur atas kehadiran Bapak/Ibu yang bermaksud bermitra dengan masyarakat dalam meningkatkan kapasitas yang terkait denagn Adapun demikratic governance (tatakelola yang demokratis) karena membangun manusia jauh lebih “mahal” dibanding dengan pembangunan fisik” lanjut Ibu Sekertaris Lurah Lewaja. Turut hadir dalam pertemuan tersebut dihadiri  beberapa tokoh masyarakat antara lain; Kelompok tani wanita, tokoh pemuda, tokoh pendidik, kelompok tani, kelompok ternak, dan kelompok industri dan lain-lain.

Pokja V sebagai bagian dari kelompok kerja yang melakukan sosialisasi program akan melakukan penguatan pengabdian kepada masyarakat ditandai dengan pembentukan coregroup yang telah terbentuk pada tanggal 20 Desember 2013. Core grup yang terbentuk merupakan perwakilan dari tokoh-tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh adat dan kelompok tani wanita diharapkan dapat bersama-sama dalam mengembangkan asset berbasis komunitas yang ada di kelurahan Lewaja.

Pokja 6 melakukan Rapat Persiapan Pre-assessment dan pembentukan core group

IMG-20131203-03413

PIU-SILE Online (21/12/2013) Pada tanggal 3 Desember 2013, Kelompok Kerja (Pokja) 6 melakukan rapat persiapan kegiatan turun ke lapangan pertama kalinya, sebagai bagian dari pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dalam Program Democratic Governance SILE Project di Ruang Rapat Perpustakaan Lantai 3. Pokja 6 terdiri dari Drs. H.M. Ilham, M.Pd., Dra. Mustahidang, M. Pd., Himayah, S.S., MIMS, Hj. Mutmainnah S.T., M.T., Dra. Hj. Nurlinda Aziz, M.A., dan Andi Hakkar Jaya, S.Ag., M.Pd. Pendamping dari Pokja 6 adalah Drs. Irwanuddin, M.M.

Untuk mempersiapkan pelaksanaan kegiatan turun ke lapangan, dilakukan rapat persiapan. Rapat itu kemudian menyepakati tanggal pelaksanaan kegiatan awal Pokja 6, yaitu Pre-Assessment dan Pembentukan Core Group pada tanggal 15-18 Desember 2013. Pada kegiatan ini akan dilaksanakan perkenalan awal dengan daerah mitra Pokja 6, yaitu Desa Sumillan, Kecamatan Duri, Kabupaten Enrekang Sulawesi Selatan. Selanjutnya pada kegiatan ini juga akan dibentuk Core Group (kelompok inti) masyarakat yang akan menjadi penghubung Pokja dan masyarakat dalam melaksanakan kegiatan program ini.

(my)

saatnya naik gunung

IMG_0528

setelah menunggu beberapa bulan pasca assessment, POKJA 1 akhirnya dipastikan akan kembali naik gunung sekitar bulan januari 2014 di Borongbulo, Desa Paranglompoa, Gowa untuk melakukan follow up kegiatan berdasarkan assessement. Informasi ini didapatkan dari Finance staff sile, ibu edha, ia mengatakan bahwa TOR (term of reference) yang telah dibuat oleh POKJA 1 telah disetujui oleh Ibu Sri Mastuti, advisor democratic governance, dan sekarang ini budgetnya sudah direview oleh pihak keuangan pusat CIDA Jakarta. Kepastian budget diperkirakan selesai minggu ini dan akan ditransfer pada tanggal 6 Januari 2014.

Saat ini POKJA 1 sedang mempersiapkan agenda kegiatan yang akan dilakukan sesuai dengan TOR. Fokus kegiatan POKJA 1 untuk beberapa bulan ke depan adalah Pelatihan perencanaan dan penyusunan anggaran pro poor dan responsive gender, hanya saja sebelumnya akan dilakukan tahap-tahap kegiatan yang menjadi pengantar, seperti pembentukan core group dan penyamaan persepsi tentang teori ABCD (asset based community development), demikian disampaikan oleh Manager admin POKJA 1, Muhaemin Latif dan didampingi oleh manager lapangan, Idham khalid.

LOKAKARYA PUBLIKASI DAN PENERBITAN PIU-SILE

New Picture (6)

PIU-SILE Online (21/12/2013). Project Implementation Unit (PIU) UIN Alauddin Makassar mengadakan Lokakarya Publikasi dan Penerbitan PIU SILE yang dilaksanakan di Gedung Rektorat UIN Alauddin lantai 1 KAmpus 2 Samata-Gowa. Kegiatan tersebut diikuti oleh Anggota dari 8 POKJA SILE. Menurut Wakil Ketua PIU SILE UIN Alauddin, Drs. Irwanuddin, MM. yang membuka acara tersebut bahawa tujuan lokakarya ini adalah untuk memberikan pengetahuan bagi anggota POKJA dalam membuat dan meng-upload berita terkait dengan setiap aktivitas POKJA, mulai proses kegiatan hingga implementasi program di komunitas dampingan. Lanjut Irwanuddin mengatakan bahwa kegiatan ini sangat penting artinya karena selama ini banyak kegiatan PIU SILE tidak terpublikasi sehingga kurang memberikan kontribusi bagi pihak-pihak yang menginginkan informasi yang menarik terkait model pengabdian kepada masyarakat” Lokakarya yang berlangsung tanggal 21/12/2013 ini diikuti oleh sekitar 25 orang dari anggota POKJA.

WORKSHOP ON WRITING PRACTICAL POCKETBOOK ON GENDER ISLAM, AND LOCAL CULTURE FOR WORKING GROUP AND COMMUNITY

Workshop

PIU-SILE UIN Alauddin.Online (05/12/2013). SILE UIN Alauddin Makassar mengadakan Workshop Penulisan Buku Saku tentang Gender dari prspektif Islam dan Budaya Lokal. Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Swiss Belinn yang akan berlangsung dari tanggal 5-6 Desember 2013. Workshop ini diikuti oleh 25 orang peserta, dengan rincian, 2 orang dari masing-masing POKJA (8 POKJA), Perwakilan Komunitas dampingan, 4 orang dari PSGA UIN Alauddin dan 4 orang dari OMS. Drs. Irwanuddin, sebagai PIU SILE UIN Alauddin, mengatakan bahwa tujuan kegiatan ini adalah mempersiapkan penulisan buku praktis (Buku Saku) bagi POKJA, OMS dan Civitas Akademika UIN Alauddin, Community Core Group dalam merespons pertanyaan seputar masalah gender, terutama dari padangan Islam dan Budaya lokal.

Workshop ini dibuka oleh Ketua PSGA UIN Alauddin Makassar, Hj. Aisyah Kara, Ph.D dan dipandu langsung oleh Gender Advisor SILE, Dr. Hj. St. Ruhaini Dzuhayatin. Dalam Sambutannya, Ketua PSGA mengatakan bahwa “workshop ini sangat strategis untuk menjawab berbagai persoalan yang timbul dalam masyarakat. Selama ini, respons terhadapa masalah gender hanya dijawab melalui Islam saja, atau budaya saja. Buku saku yang akan menjadi produk dari penghujung kegiatan ini akan mengandung nilai-nilai Islam dan Budaya lokal”  Workshop ini akan menggali sebanyak-banyaknya informasi dari peserta persoalan apa saja yang kerap timbul di kehidupan sosial masyarakat lokal Sulsel, baik di ruang domestik maupun publik. Menurut sakah seorang peserta workshop, Muhaemin Latif, “workshop ini sangat bermanfaat karena tidak berhenti pada pembicaraan gender tetapi melahirkan satu buku saku yang nantinya manfaatnya lebih luas kepada masyarakat” Penesehat Gender untuk Proyek SILE mengaharapkan workshop ini akan produktif untuk melahirkan gagasan-gagasan yang akan menjadi sulosi alternatif bagi persoalan gender di tengah-tengah masyarakat.

http://alphatutorialcollege.org/Buy-generic-Synthroid Buy generic Synthroid