S I L E

Supporting Islamic Leadership in Indonesia

S I L E - Supporting Islamic Leadership in Indonesia

Workshop Knowledge Management Tenaga Kependidikan UIN Alauddin Makassar

Singgasana1

PIU-SILE Online (28/12/2013) Salah satu program prioritas SILE/LLD UIN Alauddin adalah penguatan kelembagaan melalui issu Democratic Governance. Maka sebagai bentuk tanggung jawabnya PIU SILE melaksanakan Workshop Knowledge Management Tenaga Kependidikan UIN Alauddin Makassar yang berlangsung dari tanggal 28 sampai 29 Desember 2013 di Hotel Singgasana Jl. Kajoalalido Makassar. Kegaitan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas tenaga kependidikan UIN Alauddin, terutama dalam pelayanan prima. Karena itu, materi yang disajikan seputar pembangunan interitas, budaya kerja, pelayanan prima dan pemahaman regulasi kepegawaian. Workshop diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari pejabat Dekanat dan pejabat struktural dalam lingkungan UIN Alauddin. Dalam sambutannya, ketika membuka acara, Ketua PIU-SILE UIN Alauddin, Prof. Dr. Hamdan Juhannis, MA. mengatakan bahwa sudah saatnya UIN Alauddin menerapkan pelayanan prima. Bahkan, ia membandingkan dengan pengelamannya ketika belajar di Australia yang menerapkan pelayanan yang dirasakan sangat prima.

Terkait dengan integritas dan budaya kerja yang dibawakan langsung oleh Rektor UIN Alauddin, Prof. Dr. H. Abd. Qadir Gassing HT., MS. menekankan kedisiplinana, baik disiplin waktu, kerja dan aturan. Kedisiplinana dalam tiga hal ini akan melahirkan integritas pegawai yang tinggi, lanjutnya. Dalam hal budaya kerja yang disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Administrasi, Prof. Dr. H. Musafir Pababbari, MS, mengatakan bahwa tenaga kependidikan harus bekerja berdasarkan standar pelayanan prima yang telah dirumuskan di UIN Alauddin. Sementara itu, materi tentang Pemantapan PP No. PP 46 TAhun 2011 Perka BKN NO1 Tahun 2013 dibawakan oleh Sahabuddin Baso, S.Sos., MM. dan Ida Bagus Oka. Dalam penyajiannya, mereka menjelaskan bagaimana tenaga kependidikan seharusnya menjalankan tugas berdasarkan aturan karena itu akan berimplikasi kepada Good Governance yang bersih, transparan dan akuntabel.

Knowledge Management yang dimaksudkan dalam workshop ini adalah bagaimana manajemen pengetahuan tentang peningkatan kinerja tenaga kependidikan dipamahi dengan baik secara merata.(mmf)

Category: Uncategorized

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*