S I L E

Supporting Islamic Leadership in Indonesia

S I L E - Supporting Islamic Leadership in Indonesia

Work Session Penguatan Program Pokja

Bertempat di Hotel Continent Centrepoint Makassar (10/3), Project Implementation Unit (PIU) UIN Alauddin Makassar bekerjasama dengan Islamic Supporting Leadership (SILE),  mengadakan Work Session Penguatan Program Pokja.

Kegiatan ini menjadi ajang pemantapan sekaligus laporan kegiatan yang telah diakukan oleh setiap pokja (kelompok kerja). Pokja sendiri adalah kelompok kerja yang dibentuk oleh SILE yang bertujuan untuk memberikan pendampingan terhadap masyarakat dalam rangka terlaksannya misi SILE. Continue reading

SILE-UIN ALauddin Akan Berangkatkan Dosen ke Kanada dan Filipina

SILE (Supporting Islamic Leadership in Indonesia) bekerjasama dengan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar kembali berencana memberangkatkan beberapa dosen dan juga aktivis LSM untuk ke luar negeri dalam hal ini Kanada dan juga Filipina.

Sekitar 12 orang dosen dan aktivis yang lolos interview di tahap pertama kembali mengikuti interview tahap selanjutnya yang dilaksanakan di kantor PIU, UIN Alauddin Makassar pada tanggal 5 hingga 6 Maret 2015 kemarin. Tim pewancara terdiri dari Dr. H. Barsihannor, M.Ag. Drs. Muh Wayong, M.Ed., Ph.D, Dra. Fatimah Husein, M.A., Ph.D dan Helmiati Kadir selaku project officer dari SILE. Continue reading

PELATIHAN RISET BERBASIS KOMUNITAS

Presentase 4 fase Joanna Ochocka

Sejak tanggal 1 – 5 September 2014, Di Hotel D’Maleo berlangsung pelatihan Riset Berbasis Komunitas atau Community Based Research disingkat CBR. Pelatihan yang diadakan oleh Supporting Islamic Leadership (SILE) menyajikan pakar CBR dari Universitas Waterloo, Canada sekaligus sebagai Project Coordinator and Director Center for Research and Education for Human Services yaitu Joanna Ochocka. Continue reading

WORKSHOP ABCD TAHAP II

PIU-SILE  – On Line. Project Implementation Unit (PIU) UIN Alauddin Makassar dengan Supporting Islamic Leadership (SILE) mengadakan Workshop tentang Asset Based Community Development (ABCD) tahap II di Training Centre Kampus I UIN Alauddin yang akan berlangsung dari tanggal 19-21 Agustus 2013, sebagai lanjutan Workshop ABCD tahap I yang diadakan di Kota Malino, Gowa, 5-7 Mei  2013 lalu. Kegiatan ini diikuti oleh 8 POKJA yang menjadi ujung tombak implementasi pengembangan masyarakat pada komunitas dampingan.

Workshop dibuka oleh Wakil Rektor II, Prof. Dr. H. Musafir Pababbari, M.Si mengatakan bahwa kegaitan ini memiliki dua makna pertama menyegarkan kembali pengetahuan kita tentang pengembangan komunitas berbasis asset. Kedua, ABCD ini memberikan perspektif baru tentang pengembangan komunitas. Kampus UIN , selama ini sudah sangat dekat dengan pengembangan masyarakat sehingga kontribusi dari pelatihan ini dapat memperkuat pengembangan program yang sudah berjalan.

Pada kesempatan lain, ketua PIU, Prof. Hamdan Juhannis, MA., Ph.D mengatakan bahwa seluruh anggota POKJA dapat memanfaatkan workshop untuk memperkaya pengetahuan tim pada implementasi project di tingkat komunitas. Prof. Hamdan menegaskan bahwa kalau perlu peserta yang tidak aktif tidak mendapatkan sertifikat.

Saatnya Pembenahan Kurikulum

Program Supporting Islamic Leadership (SILE) kerjasama antara Pemerintah Kanada dan Indonesia telah memasuki tahun yang ke tiga atau terhitung efektif 2 tahun. Banyak agenda yang telah dilakukan,baik di lingkungan Kementerian Agama Pusat (MORA) maupun dilingkungan IAIN Sunan Ampel Surabaya dan UIN Alauddin Makassar.

Salah satu perhatian proyek ialah pembenahan atau penguatan efektifitas kurikulum yang selama ini ditengarai masih bersifat kaku dan tidak pro pada proses pendidikan bagi pengembangan kompetensi serta profesionalisme. Kesadaran ini penting menjadi catatan stakeholders proyek mengingat intervensi proyek ini sangat ketat dan sangat serius dalam membina kegiatan. UIN Alauddin melalui Project Implementation Unit (PIU) bersama PO SILE di UIN Alauddin, selama berlangsungnya proyek ini diberikan ruang kewenangan untuk memastikan tercapainya tujuan-tujuan proyek ini. Kewenangan eksekutif dan implementatif seperti ini menjadi tantangan serta prestasi tersendiri bagi PIU karena memberi peluang bagi partisipasinya untuk meningkatkan kapasitas Universitas dan akan menjadi catatan sejarah bila diakhir program berdampak signifikan.

PIU UIN Alauddin telah menunjuk Fakultas Dakwah dan Komunikasi sebagai leading sector proyek yang sejauh ini telah didorong untuk menjadikan proyek ini sebagai bagian yang startegis dalam peningkatan serta penguatan kapasitasnya khususnya dalam aspek transformasi kurikulum. Pada titik yang sangat realistis, kurikulum di Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin, diharapkan dapat menjadi salah satu kekuatan sekaligus magnet untuk menerima calon mahasiswa yang banyak yang kemudian secara langsung dapat merasakan dampak transformasi kurikulum yang ada.

Dalam rangka itu maka jurusan yang ada di sini kini, sedang mendisain konstruksi kurikulum yang berbasis keahlian yang kemudian dijadikan sebagai proses usulan dalam proyek. Sekarang ini jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam, telah mendapat kesempatan awal untuk mengajukan rancangan anggaran setelah tim yang mereka bentuk mengajukan disain review kepada proyek melalui adviser yang ada.

Berkaitan dengan itu PIU menfasilitasi pertemuan koordinasi antar tim dari IAIN Sunan Ampel Surabaya dengan tim dari UIN Alauddin dalam hal ini dari Fakultas Dakwah dan Komunikasi. Pertemuan ini dimaksudkan untuk sharing informasi tentang pengembangan serta pelaksanaan Curriculum review. Pertemuan ini berlangsung pada tanggal 1 – 3 Agustus bertempat di UIN Alauddin Makassar. Pertemuan ini sangat produktif karena masing-masing tim di samping saling tukar ipnformasi juga melakukan pendalaman atas masing-masing rancangan usulan review kepada proyek. Tim dari Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar, terdiri dari Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Dr. Muliaty Amin, dan dibantu oleh Wakil Dekan bidang Akademik, Dr. Nurhidayat M. Said, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Dr. Usman Jasad, Wakil Dekan bidang Administrasi, Drs, Muh. Anwar, M.Ag, Ketua Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam, Muliadi S.Ag, MAg, Sekretaris Jurusan, Drs. Samun, MM, dan didampingi oleh PIU yang secara khusus oleh Dr. Mustari Mustafa.

generic Cialis Soft 20 mg where to Buy online www.allenvillagejewelers.com